Desiran ombak bergemuruh ditelingaku. Hembusan angin perlahan meyibakkan helai demi helai rambutku. Bersandarku di pundaknya, semakin kunikmati detik demi detik waktu bersamanya. tiada henti ku memandang wajahnya semampu kedua mata ku memandang.
"Nan, kamu g lagi tidur kan sayang??" bisik Rian di telingaku sambil membalas tatapan ke wajahku. Aku hanya sanggup tersenyum kepadanya sambil menggelengkan kepala.
Dia langsung menggapai tanganku dan menggenggam erat jemariku..semakin kueratkan tubuhku di pundaknya..
"Nan...Nandya...."
"Nan, ayoo kita balik ke hotel..." Teriak caca
tiba-tiba menghancurkan segalanya...Aku hanya bisa mengingatnya dan menyesali bahwa aku dan rian tak akan mungkin kembali menikmati pantai ini...
Kuta Bali, 11 Desember 2011
